Senin, 17 Desember 2012

kegiatan pendidikan pada tk (paud)


KEGIATAN PENDIDIKAN PADA TK (PAUD)

A.    Penggunaan Metode di Taman Kanak-Kanak (PAUD)
Metode pembelajaran adalah metode yang digunakan guru dalam mengajar dan salah satu kunci pokok keberhasilan suatu kegiatan belajar mengajar yang dilakukan. Pemilihan metode yang akan digunakan harus relevan dengan tujuan pembelajaran.
Menurut roidjakkers (1984) mengatakan bahwa metode belajar harus mampu mendorong proses pertumbuhan pola laku, membina kebiasaan dan mengembangkan kemahiran untuk penyesuaian dalam interaksi proses pembelajaran.
Metode pembelajaran di taman kanak-kanak, seorang guru harus dapat menggunakan metode-metode dalam pembelajaran yang ia lakukan setiap harinya dalam mengajar.
Metode pembelajaran adalah cara yang dilakukan guru untuk membelajarkan anak agar anak mencapai kompetensi yang ditetapkan. Metode pembelajaran yang dapat digunakan di TK antara lain yaitu metode bercerita, metode tanya jawab, metode karyawisata, metode demonstrasi, metode sosiodrama atau bermain peran, metode eksperimen, metode proyek, dan metode pemberian tugas.
B.     Keterkaitan Metode Dengan Dimensi Perkembanga Peserta Didik
Keterkaitan disisni atara metode dengan dimensi perkembangan peserta didik sangat erat kaitannya untuk meningkatkan motivasi belajar dari peserta didik tersebut terutama di TK. Keterkaitan ini terdapat pada metode atau cara mengajar dari pendidik kepada peserta didik tersebut. Jadi, dalam proses belajar dan mengajar metode dan dimensi perkembangan peserta didik sangat berkaitan.

C.    Beberapa Metode Dengan Dimensi Perkembangan Peserta Didik di TK (PAUD)

1.      Metode Bercerita
Metode bercerita adalah cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau memberikan penjelasan tentang suatu cerita kepada anak secara lisan.
2.      Metode bercakap-cakap
            Metode bercakap-cakap berupa kegiatan bercakap-cakap atau bertanya jawab antara anak dengan guru atau antara anak dengan anak. Bercakap-cakap dapat dilaksanakan dalam bentuk :
a.       Bercakap-cakap bebas.
b.      Becakap-cakap menurut tema.
c.       Bercakap-cakap berdasarkan gambar seri.
Dalam bercakap-cakap bebas kegiatan tidak terkait dengan tema, tetapi pada kemampuan yang diajarkan. Bercakap-cakap menurut tema tertentu. becakap-cakap menurut gambar seri menggunakan gambar seri sebagai bahan pembicaraan.

3.      Metode Tanya jawab
Metode Tanya jawab dilaksanakan dengan cara mengajukan pertanyaan tertentu kepada anak. Metode ini digunakan untuk :
a.       Mengetahui pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki anak.
b.      Memberikan kesempatan kepada anak untuk bertanya.
c.       Mendorong keberania anak untuk mengemukakan pendapat.
1.      Pengertian  Tanya Jawab
metode Tanya jawab adalah metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi lansung yang bersifat two way traffic sebab pada saat yang sama terjadi dialaog antara guru dan siswa. Guru bertanya siswa menjawab atau siswa bertanya guru menjawab. Dalam komunikasi ini terlihat adanya hubungan timabal balik secara lansung antara guru. Beberapa hal yang penting diperhatikan dalam metode Tanya jawab ini antara lain :
1)      Tujuan yang akan dicapai dari metode Tanya jawab
a.       untuk mengetahui seajuh mana meteri yang pran yang telah dikuasai oleh siswa.
b.      Untuk merangsan siswa berfikir.
c.       Member kesempatan kepada siswa unyuk mengajukan masalah yang belum dipahami.
2)      Jenis pertanyaan
Pada dasarnya ada dua pertanyaan yang perlu diajukan, yakni peratnayaan ingatan dan pertanyaan pikiran :
a.       Pertanyaan ingatan, dimaksutkan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan sudah tertanam pada siswa. Biasanya pertanyaan berpangkal kepada apa, kapan, dimana, berapa dan yang sejenisnya.
b.      Pertnayaan pikiran , dimaksutkan untuk mengetahui sampai dimana cara berfikir anak dalam menanggapi suatu persoalan.
3)      teknik mengajukan pertanyaan
            berhasil tidaknya metode anya jawab, sangat bergantung pada teknik guru dalam mengajuakan pertanyaannya. Metode Tanya jawab digunakan apabila:
a.       bermaksud mengulang bahan pelajaran.
b.      Ingin membangkitkan siswa belajar.
c.       Tidak terlalu banyak siswa.
d.      Sebagai selingan metode ceramah.
4.      Metode Karyawisata
Metode yang dilakukan dengan mengajak anak mengunjungi objek-objek yang sesuai dengan tema.
5.      Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi adalah metode yang dilakukan dengan cara menunjukkan cara atau memperagakan suatu cara atau suatu keterampilan. Tujuannya agar anak dapat/memahami dan dapat melakukan dengan benar, misalnya mengupas buah, memotong rumput, menanam bunga, menggosok gigi, mencuci tangan, dan lain-lain.
6.      Metode sosiodrama dan bermain peran
Metode sosiodrama adalah cara memberikan pengalaman kepada anak melalui bermain peran, yakni anak diminta memainkan peran tertentu dalam suatu permainan peran.
7.      Metode Eksperimen
Metode eksperimen adalah cara memberikan pengalaman kepada anak dimana anak memberikan perlakuan terhadap sesuatu dan mengamati akibatnya.

8.      Metode Proyek
Metode proyek adalah cara memberikan kesempatan kepada anak untuk menggunakan alam sekitar dan kegiatan sehari-hari berbagai bahan pembahasan melalui berbagai kegiatan.
9.      Metode Pemberian Tugas
Metode pemberian tugas adalah metode yang memberikan kesempatan kepada anak untuk melaksanakan tugas yang disiapka oleh guru.

D.    Masalah  di Lapagan dan Solusi
Ø  Masalah di Lapangan
Pendidikan sekolah taman kanak-kanak berbeda dengan pendidikan sekolah dasar, pertumbuhan kejiwaan anak taman kanak-kanak berbeda dengan pertumbuhan kejiwaan anak sekolah dasar. Untuk itu mendidik anak di taman kanak-kanak lebih sulit dan membutuhkan kesabaran dan keuletan.
Anak TK mempunyai sifat yang bermacam-macam ada yang pendiam, ada yang keras, ada yang nakal, ada pula yag super nakal (hiper). Apalagi anak sesudah terpengaruh dengan adegan-adegan TV, yang sekarang mulai muncul yang namanya smakdown. Ini sangat berbahaya sekali, yang jelas orang tua harus mengontrol apa yang dilihat oleh anaknya. Hampir setiap hari ada anak yang menangis karena tinju (smakdown) tanpa alasan.
Guru sebagai pendidik yang secara langsung mampu tidak langsung mendapat tugas dari orang tua atau masyarakat untuk menjelaskan pendidikan. Anak didik membutuhkan pertolongan dan bimbingan baik jasmani maupun rohani. Guru harus memberikan jalan yang terbaik bagi anak didiknya. Sebagai manapun keadaannya, guru harus sabar menghadapinya.
Ø  Solusi/Cara Mengatasinya
Kita sebagai guru harus berusaha semaksimal mungkin agar anak didik kita bias berhasil dengan baik. Kalau memang ada anak yang hiper tidak bias diatasi, sebagai guru harus mendekatiorang tuanya (kita perlu kerja sama denga kedua orang tuanya). Dan kalau memang tidak bias diatasi, guru harus mengarahkan agar anak tersebut dibawa ke psikiater.
Untuk itu guru TK harus yang kreatif dan inofatif yang dapat diperlukan melalui kegiatan yang menarik, membangkitkan rasa ingin anak, berfikir kritis dan menemukan hal-hal yang baru bagu anak karena pada umumnya anak-aak menyukai hal-hal yang baru.

Referensi:
Sudjana Nana. 1998. Model-Model Mengajar CBSA. Bandung: sinar baru
Depdiknas. 2006. Pedoman Pembelajaran di TK. Jakarta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar